Safarudin, Ahmad Ganjar (2026) Relevansi Nilai-nilai Tazkiyatun Nafs dalam Buku Kompas Kehidupan karya Lora Ismael Al-Kholilie terhadap Tujuan Pendidikan Agama Islam. Diploma thesis, STAI Al-Falah Cicalengka Bandung.
1. Cover.pdf
Download (126kB) | Preview
2. Abstrak.pdf
Download (101kB) | Preview
3. Surat Bebas Plagiasi.pdf
Download (240kB) | Preview
4. Daftar Isi.pdf
Download (182kB) | Preview
5. Bab 1.pdf
Download (394kB) | Preview
6. Bab 2.pdf
Download (483kB) | Preview
7. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB) | Request a copy
8. Bab 4 GANJAR.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB) | Request a copy
9. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (125kB) | Request a copy
10. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Download (243kB) | Request a copy
Abstract
Krisis moral dan spiritual generasi muda di era digital, yang ditandai dengan maraknya perundungan siber, kecanduan pornografi digital, judi online, serta menurunnya etika terhadap guru dan orang tua, menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih berorientasi pada hafalan teori belum berhasil menanamkan akhlak mulia secara mendalam. Di sisi lain, literatur tazkiyatun nafs klasik cenderung menggunakan bahasa yang kaku dan sulit dipahami generasi muda, sementara buku Kompas Kehidupan karya Lora Ismael Al-Kholilie hadir sebagai literatur dakwah kontemporer yang mengemas nilai-nilai penyucian jiwa secara populer, namun belum dikaji secara akademik dari sudut pandang ilmu pendidikan, khususnya terkait relevansinya dengan tujuan PAI. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi nilai-nilai tazkiyatun nafs yang terkandung dalam buku Kompas Kehidupan karya Lora Ismael Al-Kholilie; dan (2) menguraikan relevansi nilai-nilai tersebut terhadap tujuan Pendidikan Agama Islam. Kerangka berpikir penelitian ini bertolak dari paradigma konstruktivisme yang memandang makna teks dikonstruksi melalui interaksi antara peneliti dengan buku Kompas Kehidupan, dengan merujuk pada konsep takhalli, tahalli, dan tajalli Imam Al-Ghazali sebagai pisau analisis untuk menemukan titik temu antara nilai-nilai tazkiyatun nafs dan tujuan PAI menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Karena penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif, tidak dirumuskan hipotesis penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang dikuatkan dengan konfirmasi lapangan secara minor. Sumber data primer meliputi buku Kompas Kehidupan, sedangkan data sekunder bersumber dari kitab tasawuf, buku Pendidikan Agama Islam, dan jurnal ilmiah. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) buku Kompas Kehidupan mengandung nilai-nilai tazkiyatun nafs yang komprehensif, yaitu tujuh nilai pada aspek takhalli (pengosongan diri dari sifat tercela), sebelas nilai pada aspek tahalli (penghiasan diri dengan akhlak mulia), dan tujuh nilai pada aspek tajalli (tersingkapnya cahaya ilahi); (2) nilai-nilai tersebut relevan secara signifikan dengan tujuan PAI dalam empat dimensi, yaitu pembentukan keimanan dan ketakwaan, pembentukan akhlak mulia, pengamalan ajaran Islam, serta pembentukan pribadi muslim yang utuh (insan kamil), sehingga buku ini layak dijadikan sumber bahan ajar penunjang PAI, khususnya dalam pendidikan karakter dan penyucian jiwa di era modern.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tazkiyatun Nafs; Kompas Kehidupan; Tujuan Pendidikan Agama Islam. |
| Subjects: | Pendidikan Islam > pendidikan agama islam |
| Divisions: | sarjana (S1) > Pendidikan Agama Islam (S1) |
| Depositing User: | Ahmad Ganjar Safarudin |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:15 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:57 |
| URI: | https://digilib.staialfalah.ac.id/id/eprint/224 |
