syukur, lutfi fadhilah (2026) Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Fikih Tawassuth dalam Mengelola Perbedaan Fikih di Desa Lingkung pasir. Diploma thesis, STAI Al falah Cicalengka Bandung.
1_cover.pdf
Download (140kB) | Preview
2_abstrak (1)...pdf
Download (26kB) | Preview
3_surat bebas plagiasi.pdf
Download (267kB) | Preview
4_daftar isi.pdf
Download (205kB) | Preview
5_bab 1.pdf
Download (341kB) | Preview
6_bab 2.pdf
Download (359kB) | Preview
7_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (308kB) | Request a copy
8_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (551kB) | Request a copy
9_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (140kB) | Request a copy
10_daftar pustaka.pdf
Download (216kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika perbedaan pendekatan fikih dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Desa Lingkungpasir. Data awal menunjukkan bahwa Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa menekankan pembelajaran fikih yang menghargai pendapat ulama yang mu'tabar, kemaslahatan, dan persatuan umat, sedangkan tokoh Muhammadiyah menekankan rujukan Al-Qur'an dan As-Sunnah melalui pendekatan tarjih. Perbedaan tersebut menjadi persoalan pendidikan ketika komunikasi antartokoh belum berjalan optimal dan sebagian masyarakat mengalami kebingungan dalam menentukan rujukan pembelajaran agama.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Pendidikan Agama Islam berbsis fikih tawassuth, menganalisis perbedaan pemahaman fikih antartokoh agama, menganalisis dampaknya terhadap toleransi masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di Desa Lingkungpasir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan sumber data yang mencakup tokoh agama, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, pengurus kegiatan keagamaan, serta masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan secara induktif melalui pengumpulan data, reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan Agama Islam telah dilaksanakan melalui pengajian rutin, majelis taklim, ceramah, dan pembinaan masyarakat, namun pembahasan fikih secara sistematis belum selalu menjadi materi utama; (2) perbedaan pemahaman fikih antartokoh terletak pada pendekatan dan rujukan yang digunakan oleh mereka dalam menyampaikan fikih; (3) dampak yang ditimbulkan adalah munculnya sikap toleransi dalam pengamalan ajaran agama islam dalam aspek fikih (4) faktor pendukung meliputi kegiatan keagamaan yang aktif, keterlibatan tokoh agama, partisipasi masyarakat, dan modal sosial, sedangkan faktor penghambat terutama berupa perbedaan pendekatan, komunikasi yang belum optimal, dan belum sistematisnya pembelajaran fikih. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan fikih tawassuth perlu dilakukan melalui keselarasan antara materi, dialog dan komunikasi antar tokoh agama.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Agama Islam; Fikih Tawassuth; Moderasi Beragama; Ikhtilaf; Toleransi; |
| Subjects: | Pendidikan Islam > pendidikan agama islam |
| Divisions: | sarjana (S1) > Pendidikan Agama Islam (S1) |
| Depositing User: | Unnamed user with email lutfifadhillahsyukur@student.staialfalah.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 04:42 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 04:42 |
| URI: | https://digilib.staialfalah.ac.id/id/eprint/202 |
